Kena Lagi 1 Kapal... Bea Cukai, BNN, dan Polda Kepri Amankan Kapal Fuchangxing 1 di Perairan Anambas, Diduga Bawa Ratusan Kilogram Narkoba
BATAM, KEPRI | Asia Daily Times – Tim gabungan yang terdiri atas Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, dan Polda Kepri mengamankan kapal berbendera Komoro, Fuchangxing 1, di perairan Anambas, Kepulauan Riau, pada Minggu (23/8/2026).
Kapal tersebut diamankan setelah petugas menduga adanya muatan narkotika di dalam kapal. Berdasarkan informasi yang dihimpun Asia Daily Times, petugas menemukan 40 karung yang diduga berisi ketamin.
Jumlah barang bukti tersebut diperkirakan mencapai ratusan kilogram. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti berat bersih maupun kandungan barang yang diamankan karena masih menunggu proses pemeriksaan dan penimbangan resmi oleh pihak berwenang.
Dari informasi sementara, kapal Fuchangxing 1 mengangkut 11 orang, terdiri atas 10 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar dan seorang warga negara Taiwan.
Setelah diamankan di perairan Anambas, kapal tersebut kemudian dipindahkan ke wilayah Batam dan kini berada di dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk menjalani pemeriksaan serta proses penanganan lebih lanjut.
Pengamanan kapal asing tersebut menjadi perhatian serius mengingat dugaan muatan narkotika dalam jumlah besar dan lokasi penangkapannya yang berada di wilayah perairan Kepulauan Riau.
Jika dugaan tersebut terbukti, aparat penegak hukum diperkirakan akan melakukan pendalaman terhadap asal-usul muatan, tujuan pengiriman, pihak yang memesan maupun menerima barang, serta kemungkinan adanya jaringan narkotika lintas negara yang terlibat.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti barang bukti, jenis dan kadar zat yang terkandung di dalamnya, serta status hukum terhadap seluruh awak kapal.
Asia Daily Times masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Bea Cukai, BNNP Kepri, dan Polda Kepri mengenai kronologi pengamanan, hasil pemeriksaan barang bukti, serta perkembangan penyelidikan terhadap kapal Fuchangxing 1.
Pihak berwenang juga diharapkan segera memberikan keterangan resmi kepada publik agar informasi mengenai pengungkapan dugaan penyelundupan narkotika tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi. (Red)

