Polsek Kampar Kiri Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Tinjau Langsung Pertumbuhan Jagung Kuartal II
Kampar, Riau || asiadailytimes.com – Komitmen Polsek Kampar Kiri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Setelah berhasil melaksanakan panen raya jagung pada kuartal pertama, jajaran Polsek Kampar Kiri kini kembali mengoptimalkan penanaman jagung kuartal kedua sebagai bentuk keberlanjutan program yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal, Kapolsek Kampar Kiri, Kompol RZ Siregar, S.Sos., M.H., turun langsung meninjau lahan ketahanan pangan milik Kelompok Tani Bunga Setangkai di Desa Lipat Kain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri.
Lahan seluas sekitar 120 x 120 meter tersebut ditanami benih jagung pipil sebanyak 12 kilogram sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan berbasis kolaborasi antara Polri dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Panit I Samapta Ipda Nurman Efendi, Bripka Ariep Syafri Alfitri, serta Ketua Kelompok Tani Bunga Setangkai, Kusyanto, bersama para anggota kelompok tani.
Mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Sembayang, Kompol RZ Siregar menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari evaluasi sekaligus pengawasan terhadap perkembangan tanaman jagung pada kuartal kedua.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program strategis nasional.
"Keberhasilan panen raya pada kuartal pertama bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk menghasilkan capaian yang lebih baik pada kuartal berikutnya. Polsek Kampar Kiri berkomitmen terus menjadi bagian terdepan dalam mendukung ketahanan pangan sebagai implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Kompol RZ Siregar.
Ia menegaskan, keberhasilan panen sebelumnya tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi pemacu semangat seluruh personel agar terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Apa yang telah dicapai merupakan langkah awal. Masih banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai institusi yang senantiasa hadir memberi manfaat melalui aksi nyata," tambahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang ditemui di lapangan. Di antaranya karakteristik lahan berupa tanah mineral dengan tingkat keasaman (pH) sekitar 5,8, serta rendahnya curah hujan yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Meski demikian, kondisi tersebut dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan tantangan yang harus diatasi melalui langkah-langkah teknis bersama kelompok tani. Salah satunya dengan pemberian dolomit untuk meningkatkan kualitas tanah serta penguatan sistem penyediaan air guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.
"Kami optimistis berbagai kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang solid antara Polri dan kelompok tani. Dengan upaya yang dilakukan secara bersama-sama, kami berharap hasil panen kuartal kedua dapat meningkat, bahkan melampaui capaian panen sebelumnya," jelas Kapolsek.
Di akhir kegiatan, Kompol RZ Siregar berharap program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Kampar Kiri tidak hanya memberikan hasil panen yang melimpah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, hingga tingkat nasional.
"Harapan kami sederhana, semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan," pungkasnya. (Dozan)

