-->

Iklan Atas Headline

Warga Resah Hama Lalat, Kandang Ayam PT Alhamdulillah Agri Farm di Kelayang Berdiri Dekat Perumahan Warga

Kamis, 15 Januari 2026, 23:13 WIB Last Updated 2026-01-15T16:13:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Indragiri Hulu, Riau — asiadailytimes.com || Kamis, 15 Januari 2026, aparat gabungan bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat melakukan peninjauan langsung ke lokasi kandang ayam ternak milik PT Alhamdulillah Agri Farm yang berada di Desa Kuning Benio, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.


Peninjauan ini dilakukan menyusul laporan dan keluhan warga setempat yang merasa resah akibat serbuan hama lalat yang setiap hari mengerumuni rumah-rumah warga. Warga menilai kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan dikhawatirkan berdampak pada kesehatan lingkungan.



Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Kelayang, Iptu Rudi Syahputra, S.H., M.H., bersama jajaran, serta dihadiri unsur TNI, Forkopimcam, Satpol PP, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Seluruh pihak tampak turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan serta mendengar aspirasi warga secara langsung.


Dari hasil peninjauan sementara, hama lalat diduga kuat bersumber dari aktivitas kandang ayam ternak yang pengelolaannya dinilai belum optimal, khususnya dalam pengendalian limbah dan kebersihan lingkungan sekitar kandang.



Sebagai langkah awal penanganan, pihak terkait telah melakukan penyemprotan asap (fogging) di sekitar area terdampak guna menekan populasi lalat. Upaya ini merupakan tindakan darurat sambil menunggu langkah lanjutan yang lebih komprehensif.


“Penanganan akan terus diupayakan agar permasalahan ini bisa segera diatasi demi kenyamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar salah satu perwakilan aparat di lokasi.


Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu juga menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional kandang ayam tersebut. Evaluasi ini bertujuan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan serta mencegah terulangnya gangguan serupa di kemudian hari.


Warga berharap pemerintah dan pihak perusahaan dapat segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan, sehingga aktivitas peternakan tidak lagi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar. (Panji)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Internasional

+