masukkan script iklan disini
Bintan, Kepri || asiadailytimes.com - Lagi dan lagi kebakaran lahan kosong di jalan busung, kecamatan seri kuala lobam kabupaten Bintan, Kepri. sudah beberapa kali terjadi kebakaran yang membuat resah masyarakat, asap yang mengepul dan padat membuat sesak napas mengganggu para pengguna jalan dan warga sekitar.
Hal ini seolah tidak membuat pelajaran bagi pemerintah daerah, masyarakat menyoroti penanganan kebakaran yang terjadi di Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam yang dinilai lambat.
Hal ini di sebabkan armada UPT Damkar di tanjung Uban, Bintan Utara yang melayani 3 Kecamatan, Bintan Btara, Seri Kuala Lobam, dan Teluk Sebong, tidak mencukupi untuk penanganan di lapangan, terjadinya kebakaran pada waktu yang sama dan di tempat yang berbeda membuat petugas damkar di lapangan kalang kabut, karena minimnya armada.
Kepala UPT Damkar Tanjung Uban Panyodi mengatakan.
"Kalo ada kebakaran di dua tempat yg berbeda seperti hari ini, di Jalan Busung dan Desa Lancang Kuning, kami bingung juga, armada damkar UPT Tanjung Uban hanya 1, dan harus melayani 3 kecamatan." Sebutnya
Minimnya armada damkar di UPT Tanjung Uban, menjadi masalah serius yang menjadi sorotan masyarakat hal ini disebabkan daerah dari wilayah 3 kecamatan ini sangat luas dan berjauhan mengakibatkan lambatnya efektifitas penanganan kebakaran di lokasi.
"Kami sudah sering mengajukan permintaan penambahan armada untk UPT damkar Tanjung Uban ke Kabupaten, tapi sampai saat ini masih belum ada realisasinya." Tambah Panyodi. (Nanang)