-->

Iklan Atas Headline

Bupati Siak Dukung Penguatan Sistem Merit Melalui Manajemen Talenta ASN

Rabu, 14 Januari 2026, 11:22 WIB Last Updated 2026-01-14T04:25:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Tanjung Pinang –asiadailytimes.com || Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, melakukan penandatanganan komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta secara serentak bersama Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Provinsi Riau serta Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, pada senin 12 Januari 2026 kemarin.


Penandatanganan ini bertujuan mengakselerasi sistem merit guna memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kualifikasi.


Dalam implementasinya, transformasi karier ini memberikan kepastian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui portofolio digital dan rencana suksesi yang transparan.


Selain itu, sistem ini berfungsi sebagai fasilitas mobilitas talenta yang memudahkan perpindahan ASN antar-instansi maupun skala nasional berdasarkan data akurat pada sistem SI-MATA BKN.


Bupati Siak Afni Z, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), berkomitmen menjalankan Manajemen Talenta Instansi sebagai pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan ASN berpotensi tinggi.


Langkah ini menjadi bukti nyata dalam rangka percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN serta mendukung penerapan transformasi birokrasi dan penguatan sistem merit di lingkungan Pemerintah kabupaten Siak.


Hal ini dilakukan melalui siklus akuisisi hingga penempatan talenta menggunakan instrumen Matriks 9-Box Talent Mapping.


"Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas SDM ASN untuk mendukung pembangunan nasional dan pelayanan publik, serta menyiapkan talenta terbaik pada posisi strategis guna membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas," ujar Afni.


Melalui komitmen ini, diharapkan Kabupaten Siak mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih unggul dengan menempatkan figur yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).


Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, pentingnya ASN mulai aktif melengkapi portofolio digital, mencakup riwayat pendidikan, pelatihan, hingga sertifikasi demi mendukung keberhasilan sistem ini.


Zudan menambahkan, manajemen talenta merupakan instrumen untuk mengubah pola dan sistem kerja birokrasi agar lebih cepat, adaptif, dan efektif. Penempatan ASN harus dilakukan berdasarkan kelayakan dan kompetensi agar mampu mengeksekusi fungsi-fungsi pemerintahan secara optimal.


"Di era yang serba cepat ini, kita tidak bisa lagi mengangkat ASN yang lambat mengeksekusi program pemerintah. Meritokrasi kita wujudkan dalam manajemen talenta dengan menempatkan kader-kader terbaik untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah," tegasnya. (Jufriadi)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Internasional

+