Notification

×

Iklan

Advertise with Anonymous Ads

Iklan

Advertise with Anonymous Ads

Kekuatan Militer Indonesia Terus Meningkat, TNI Fokus Modernisasi Alutsista dan Penguatan Postur Milter

Jumat, 28 November 2025 | 21:46 WIB Last Updated 2025-11-28T14:52:21Z

Jakarta. Asia Daily Times — Upaya modernisasi pertahanan Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.


Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berfokus pada peningkatan kualitas alat utama sistem senjata (alutsista) serta penguatan postur militer di berbagai matra sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan nasional.


Sejumlah program strategis pertahanan menjadi sorotan, di antaranya pengadaan pesawat tempur generasi terbaru, modernisasi kapal perang, hingga peningkatan kemampuan pasukan khusus.


Langkah ini dianggap penting mengingat dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.


Penguatan Matra Udara TNI Angkatan Udara (TNI AU) menjadi salah satu matra yang mengalami peningkatan signifikan.


Program pengadaan pesawat tempur modern, termasuk rencana pembelian jet tempur Rafale dan peningkatan sistem radar, disebut sebagai bagian dari strategi meningkatkan pengawasan udara nasional.


Selain itu, kemampuan mobilitas udara juga terus ditingkatkan melalui operasional pesawat angkut dan helikopter modern yang menunjang misi kemanusiaan, logistik, hingga pertahanan. 


Modernisasi Kapal Perang dan Pertahanan Maritim sebagai negara kepulauan.


Penguatan matra laut menjadi prioritas. TNI Angkatan Laut (TNI AL) aktif memperkuat armadanya dengan kapal perang baru, kapal selam, dan sistem persenjataan yang lebih modern. Pembangunan kapal buatan dalam negeri melalui industri pertahanan nasional juga terus didorong.


Peningkatan patroli di wilayah perbatasan, termasuk Laut Natuna Utara, menjadi fokus TNI AL di tengah meningkatnya aktivitas maritim internasional di kawasan tersebut.


Matra Darat Perkuat Mobilitas dan Pertahanan Teritorial.


TNI Angkatan Darat (TNI AD) terus berupaya meningkatkan mobilitas pasukan dengan kendaraan tempur modern, sistem artileri, dan teknologi pengawasan terbaru.


Penguatan satuan teritorial juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama di daerah rawan konflik dan perbatasan.


Program pelatihan bersama dengan negara sahabat turut memperkuat kemampuan tempur dan profesionalisme prajurit.


Pembangunan Industri Pertahanan Nasional


Selain modernisasi alutsista, pemerintah menekankan pentingnya kemandirian industri pertahanan.


Kerja sama dengan sejumlah negara dilakukan melalui skema transfer teknologi, sementara perusahaan nasional seperti PT Pindad, PT PAL Indonesia, dan PT Dirgantara Indonesia mendapatkan peran lebih besar dalam proses produksi maupun riset teknologi pertahanan.


Komitmen Menjaga Kedaulatan NKRI dengan luas wilayah dan letak geografis yang strategis, Indonesia memandang penguatan militer sebagai langkah penting untuk menjaga kedaulatan negara.


Modernisasi pertahanan juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama keamanan regional dan global.


“Pembangunan kekuatan pertahanan bukan untuk agresi, melainkan untuk memastikan Indonesia mampu menjaga kedaulatan dan melindungi seluruh rakyatnya,” demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan pada beberapa kesempatan.


Upaya berkelanjutan ini diprediksi akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer terbesar di kawasan Asia Tenggara. (Red)

×
Berita Terbaru Update