BREAKING NEWS

BRI Dorong Cashless Society di Batam, Generasi Z Dinilai Paling Siap Beradaptasi

 


Batam || asiadailytimes.com – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar kegiatan Literasi Digital di Kota Batam selama Kamis (11/6/2026) hingga Selasa (16/6/2026) sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mendorong terwujudnya cashless society. 

Kegiatan itu menyasar berbagai kalangan, khususnya generasi Z yang dinilai lebih siap beradaptasi dengan sistem transaksi digital.

Pemimpin Cabang BRI Batam Nagoya, Temmi Heryuanto, mengatakan generasi Z memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam penggunaan layanan keuangan digital.

"Kami yakin generasi Z dapat dengan mudah mengikuti perubahan sistem transaksi keuangan. Mereka sudah akrab dengan teknologi digital sehingga diharapkan mampu menjadi pendorong terwujudnya cashless society," kata Temmi.

Menurut dia, BRI berkomitmen menghadirkan berbagai layanan digital yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan, mulai dari menabung hingga pembayaran secara digital.

"Kami memiliki berbagai produk digital yang dapat menghubungkan kebutuhan masyarakat, mulai dari tabungan hingga kemudahan bertransaksi," ujarnya.

Temmi menjelaskan, masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor cabang untuk membuka rekening. Melalui aplikasi BRImo, pembukaan rekening dapat dilakukan secara daring.

"Cukup mengunduh aplikasi BRImo, kemudian memilih menu 'Buka Rekening'. Prosesnya dapat dilakukan secara online sehingga lebih praktis," jelasnya.

Selain membuka rekening, BRImo juga menyediakan lebih dari 100 fitur yang mendukung aktivitas keuangan masyarakat, seperti pembayaran menggunakan QRIS, transfer dana, pembayaran tagihan, isi ulang dompet digital, hingga pembayaran biaya pendidikan.

"Melalui BRImo, masyarakat juga dapat memantau arus keuangan, melihat pemasukan dan pengeluaran, serta memanfaatkan berbagai layanan keuangan lainnya dalam satu aplikasi," katanya.

BRI berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memanfaatkan layanan keuangan digital sehingga budaya transaksi non-tunai semakin berkembang.

"Cashless bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Kami ingin masyarakat semakin mudah, aman, dan nyaman dalam bertransaksi sekaligus memiliki akses terhadap berbagai layanan keuangan digital," tutup Temmi. (End)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar