BREAKING NEWS

Kendaraan Pengangkut BBM Berpelat Jakarta Diduga Picu Kerusakan Jalan di Bintan

 


Bintan, Kepri || asiadailytimes.com – Keberadaan kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina Patra Niaga menjadi sorotan masyarakat. Kendaraan yang hampir setiap hari melintas di jalan-jalan Bintan hingga Tanjungpinang itu diketahui menggunakan pelat nomor kendaraan B (Jakarta).

Hal ini menjadi perhatian publik seiring adanya rencana perbaikan jalan yang mengalami kerusakan, khususnya di jalur Lintas Barat Bintan. Kendaraan dengan kapasitas angkut mencapai puluhan ton tersebut diduga menjadi salah satu pemicu kerusakan jalan.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bintan Utara, Ahmad Tauhid, menilai keberadaan kendaraan berpelat luar daerah yang dioperasikan di wilayah Bintan telah menjadi persoalan serius bagi infrastruktur.

“Keberadaan mobil-mobil berpelat luar yang dioperasikan oleh Pertamina Patra Niaga Tanjung Uban dan melintas di jalan Kabupaten Bintan ini telah menjadi masalah serius bagi infrastruktur daerah. Buktinya, banyak jalan yang sudah mengalami penurunan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan dalam kontribusi pajak kendaraan. Menurutnya, kerusakan jalan justru ditanggung oleh pemerintah daerah, sementara pajak kendaraan dibayarkan ke luar daerah.

“Ironisnya, yang memperbaiki jalan adalah Pemda Bintan atau Pemerintah Provinsi Kepri, tetapi pajak kendaraannya dibayarkan ke luar daerah,” tambahnya.

Tauhid turut mengkritisi belum adanya langkah konkret dari instansi terkait dalam menertibkan kendaraan berpelat luar yang beroperasi di Bintan. Ia menyebut kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas.

“Seharusnya sudah lama ditindak oleh pihak Samsat atau Dispenda Bintan. Kendaraan-kendaraan Patra Niaga ini sudah bertahun-tahun dan setiap hari beroperasi di Kabupaten Bintan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kendaraan-kendaraan tersebut dapat segera dimutasi menjadi pelat BP (Bintan) guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami berharap kendaraan Patra Niaga dan kendaraan lain yang menggunakan pelat luar Bintan segera dimutasi ke pelat BP Bintan agar pendapatan daerah bertambah,” tutup Ahmad Tauhid. (Nanang)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar