-->

Iklan Atas Headline

Pipa Gas PGN Bocor, Warga Desa Tani Makmur Inhu Mengungsi Hingga 2 Kilometer

Jumat, 09 Januari 2026, 14:40 WIB Last Updated 2026-01-09T07:40:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Indragiri Hulu, Riau – asiadailytimes.com || Insiden kebocoran pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dioperasikan oleh PT Trans Gas Indonesia (TGI) terjadi di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, pada Jumat dini hari, 9 Januari 2026.


Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 00.20 WIB. Awalnya, warga mendengar suara desisan keras yang mencurigakan dari arah pipa gas, setelah dilakukan pengecekan secara mandiri warga memastikan bahwa pipa gas tersebut mengalami kebocoran.



Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, warga segera bergegas meninggalkan lokasi dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman, lokasi pengungsian berada di kawasan Bukit Belacan dengan jarak kurang lebih 2 kilometer dari titik kebocoran.


Warga juga segera berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak-pihak terkait, kepanikan dan keresahan warga meningkat karena lokasi pipa gas berdekatan dengan area perkebunan kelapa sawit milik PT Inecda, yang dinilai berisiko tinggi apabila terjadi percikan api atau ledakan.



“Kami sangat takut, apalagi mengingat kejadian serupa di Indragiri Hilir beberapa waktu lalu, dimana kebocoran pipa gas berujung pada kebakaran hebat,” ujar salah seorang warga setempat.


Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah instansi langsung turun kelokasi, di antaranya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), PLN, kepolisian, serta pihak terkait lainnya. Aparat melakukan pengamanan area dan proses evakuasi guna memastikan keselamatan warga.


Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebocoran pipa gas tersebut masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan dan penanganan teknis di lapangan untuk mencegah kemungkinan terjadinya ledakan maupun kebakaran.


Warga berharap pihak perusahaan dan instansi berwenang segera mengambil langkah cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang serta memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat sekitar. (Panji/Kabiro Inhu)

Komentar

Tampilkan

Terkini