-->

Iklan Atas Headline

Pasca Ledakan Pipa Gas PGN, PT TGI Lakukan Perbaikan Penyambungan Pipa di Desa Tani Makmur

Senin, 12 Januari 2026, 01:21 WIB Last Updated 2026-01-11T18:21:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Rengat Barat, Inhu – Pasca terjadinya insiden kebocoran dan ledakan pipa gas yang sempat menghebohkan serta menimbulkan kekhawatiran warga, PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), telah melakukan langkah-langkah perbaikan di Desa Tani Makmur, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.


Insiden yang terjadi beberapa waktu lalu itu mengakibatkan semburan gas disertai lontaran tanah dari dalam pipa, sehingga merusak perkebunan kelapa sawit milik warga. Selain itu, sejumlah rumah di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.


Pipa gas tersebut diketahui berada pada jarak yang relatif dekat dengan permukiman warga, yakni sekitar 30 meter, dengan kedalaman pipa sekitar 3 meter dari permukaan tanah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat, mengingat potensi risiko keselamatan yang dapat terjadi apabila insiden serupa terulang.


Kepala Desa Tani Makmur, Muhamad Sulistiono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan perbaikan terhadap pipa gas yang mengalami kebocoran.


“Benar, setelah kejadian tersebut pihak perusahaan sudah melakukan perbaikan. Kami berharap ke depan tidak terjadi lagi insiden serupa,” ujar Muhamad Sulistiono.


Ia juga menekankan pentingnya evaluasi lanjutan secara menyeluruh oleh pihak terkait, mengingat dampak yang ditimbulkan tidak hanya merugikan warga secara materiil, tetapi juga mengancam rasa aman masyarakat.


“Dampaknya sangat merugikan warga dan menimbulkan ketakutan. Oleh karena itu, kami berharap ada perhatian khusus dan langkah yang lebih serius dari pihak perusahaan maupun instansi terkait,” tambahnya.


Lebih lanjut, diketahui bahwa jalur pipa gas milik PT TGI/PGN tidak hanya melintasi Desa Tani Makmur, tetapi juga berada di sejumlah titik wilayah lain di Kabupaten Indragiri Hulu. Kondisi ini menuntut adanya pengawasan ketat dan standar keamanan yang lebih tinggi guna mencegah potensi bahaya di kemudian hari.


Masyarakat berharap insiden ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak, sehingga upaya penanggulangan dan pengamanan dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan, demi menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh warga yang bermukim di sekitar jalur pipa gas tersebut. (Panji)

Komentar

Tampilkan

Terkini