-->

Iklan

Iklan Paling Atas

Konsumen Kecewa, Layanan Ulang Tahun Di Mie Cekban Batu Aji Dinilai Tidak Profesional Dan Diskriminatif

Jumat, 02 Januari 2026, 20:45 WIB Last Updated 2026-01-02T13:49:03Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Batam — Momen yang seharusnya menjadi kebahagiaan berubah menjadi kekecewaan bagi seorang konsumen bersama keluarganya saat berkunjung ke Mie Cekban Batu Aji, pada sore hari, untuk merayakan ulang tahun oleh seorang ibu untuk anaknya secara sederhana.


Menurut penuturan konsumen tersebut, setibanya di lokasi ia telah lebih dulu mengonfirmasi kepada salah satu karyawan terkait kemungkinan memutar musik ulang tahun, menyanyikan lagu ulang tahun, serta membantu membawakan kue ke meja.


Namun, jawaban yang diterima justru penolakan tegas, dengan alasan kondisi restoran sedang ramai dan keterbatasan jumlah karyawan.


“Kami menerima dan memahami alasan tersebut. Tidak ada masalah. Karena dibilang tidak bisa, kami akhirnya membeli sendiri dua buah kue ulang tahun dan membawanya langsung ke meja,” ujar konsumen.


Kekecewaan mulai muncul ketika sekitar 10 menit kemudian, konsumen menyaksikan tiga orang karyawan Mie Cekban Batu Aji justru melayani perayaan ulang tahun di meja lain, lengkap dengan atribut, kue ulang tahun, pemutaran musik, serta nyanyian lagu ulang tahun.


Merasa heran, konsumen kembali menanyakan perihal tersebut kepada karyawan. “Awalnya tidak ditanggapi. Setelah saya pertegas, baru dijawab singkat: ‘Tadi tidak bisa, sekarang bisa.’ Ini yang membuat kami merasa tidak adil,” ungkapnya.


Konsumen kemudian kembali meminta kepastian, apakah layanan serupa juga bisa diberikan kepada keluarganya. Namun respons yang diterima dinilai tidak ramah, disertai wajah berat, jawaban berbelit, dan terkesan terpaksa.


Bahkan, saat ditanya mengenai kue ulang tahun, karyawan menanyakan apakah kue sudah diambil, padahal sebelumnya konsumen sudah mengambil kue sendiri karena sejak awal dinyatakan layanan tidak dapat dilakukan.


“Nada bicara dan sikapnya membuat kami tidak nyaman. Seolah-olah kami merepotkan, padahal hanya meminta kejelasan,” tambahnya.


Merasa suasana semakin tidak menyenangkan, konsumen akhirnya memilih menghentikan permintaan layanan dan hanya berharap pihak restoran bersikap profesional.


Konsumen juga mengaku sempat bertemu dengan pihak manajemen Mie Cekban Batu Aji. Namun sangat disayangkan, tidak ada satu pun karyawan yang terlibat datang untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.


“Kami tidak menuntut perlakuan khusus. Kami hanya ingin diperlakukan adil dan profesional seperti konsumen lainnya,” tegasnya.


Konsumen berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen Mie Cekban, khususnya dalam hal : Konsistensi pelayanan kepada seluruh pelanggan, Etika dan sikap profesional karyawan, Kejelasan standar layanan agar tidak menimbulkan kesan pilih kasih.


“Hal kecil seperti ini bisa merusak kepercayaan konsumen dan meninggalkan kesan buruk, apalagi di momen keluarga yang seharusnya berkesan,” tutupnya.


Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen Mie Cekban Batu Aji belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan konsumen tersebut. (Red)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Internasional

+